R U M A H

menghadirkan informasi dan inspirasi memilih rumah yang tepat sesuai kebutuhan dan karakter

E K S T E R I O R

memberikan inspirasi estetik berkarakter bagi tampilan rumah anda

I N T E R I O R

kreasi tak terbatas bagi ruang dalam untuk mendukung aktivitas dan ekspresi yang beragam.

T A M A N dan L I N G K U N G A N

keramahan dan kesejukan taman untuk kenyamanan tempat tinggal.

F U R N I T U R

ragam kreasi furnitur yang memberikan dukungan interior yang pas dan apik.

Tuesday, January 22, 2013

Tips Membersihkan Keramik Mozaik

Keramik Mozaik 150x150 Keramik Mozaik
Keramik Mozaik

Keramik mozaik memang mempunyai banyak ragam dan jenisnya, selain motifnya, warna-warna yang cantik yang terdapat pada keramik ini pun menjadi daya tarik sendiri. Banyak sekali dirumah-rumah yang mengunakan keramik mozaik ini, ada yang menempatkannya di dinding bersama dengan kitchen set mereka, ada juga yang menggunakan di dinding kamar mandi.

Idealnya keramik mozaik untuk dinding kitchen set, hal ini dikarenakan keramik tersebut mempunyai permukaan yang halus sehingga mudah dalam perawatannya. Ketika ada minyak, saus, atau kotoran yang menempel cukup dibersihkan dengan sabun atau lap saja. Ukurannya yang lebih kecil dan proses pemasangan juga lebih mudah dari keramik biasa karena pada bagian belakang mozaik terdapat jejaring sebagai pengaitnya dan pemasangannya cukup menggunakan perekat atau semen putih.

Kenapa keramik tersebut sangat ideal untuk kitchen set?? Karena Keramik tersebut menjadikan tampilan kitchen set anda lebih menarik dan lebih atraktif. Kesan itulah yang sangat ditonjolkan saat diaplikasikan pada desain interior rumah anda. Tak hanya untuk dinding kitchen set saja namun dinding kamar mandi dapat juga menggunakan mozaik .

Ketika anda memutuskan untuk menggunakan keramik mozaik pada dinding kamar mandi anda, hal yang perlu diperhatikan adalah kebersihannya. Ada baiknya, jika sehabis mandi, anda selalu menyiram keramik mozaik tersebut, karena agar kotoran tidak menempel pada mozaik tersebut.

Jika keramik mozaik anda terkena kotoran dan tidak mau hilang setelah disiram atau dibersihkan, ada beberapa tips untuk menghilangkan kotoran tersebut, sehingga mozaik anda bisa kembali cantik seperti sedia kala. Apa saja tipsnya?? Berikut informasinya :

Tips Membersihkan & Merawat Keramik Mozaik

 

Bersihkan Dengan Cuka
Saat membersihkannya, Campurkan larutan cuka dan air  dengan perbandingan1:1. Masukan larutan ke dalam botol spray. Semprotkan pada dinding secara merata dan diamkan selama 5-10 menit. Bersihkan secara menyeluruh dengan bantuan sikat yang berbulu lembut. Bilas dengan air dan keringkan dengan baik untuk mencegah garis-garis air pada keramik.

Backing Soda
Jika air mengandung mineral, sisa mineral akan menempel di keramik dan akan terlihat seperti noda putih. Percikan backing soda untuk membantu menghilangkan mineral yang menempel pada dinding keramik. Setelah tercipta gelembung reaksi, tunggu hingga tidak terlihat gelembung. Bilas dengan air dan dikeringkan dengan spons atau handuk yang lembut.

Cobalah Dengan Sabun
Metode lainnya adalah dengan menggunakan cairan sabun cuci piring. Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring dengan air hangat. Gosokan larutan tersebut pada keramik dengan menggunakan spons atau kain. Bilas kembali dengan air dan keringkan.

 Courtesy : imaniadesain.com

Jenis Kayu

Apa Saja Yang Termasuk Jenis Kayu Untuk Kayu Olahan

Jenis Kayu 150x150 Jenis Kayu
Jenis Kayu

Jenis Kayu – Banyak yang mengatakan bahwa setiap jenis kayu dapat diolah, benarkah?? Pernyataan bahwa segala jenis kayu dapat diolah memang benar. Semua jenis kayu dapat dijadikan bahan baku untuk kayu olahan. Namun, karena kayu olahan merupakan sebuah cara manusia untuk membuat material buatan yang dapat tampil seolah-olah kayu solid, setidaknya ada 2 komposisi dalam kayu olahan yang biasa dikenai oleh para pembuat furniture, apa saja dua komposis tersebut?? Berikut informasinya :

Bagian Dalam Kayu Olahan :
Komposisi yang pertama adalah bagian dalam kayu olahan, pada bagian dalam ini terdapat beberapa kategori yaitu :

Kayu sawit,, mendengar kata kayu sawit,semua dari kita langsung akan berfikir tentang kelapa sawit. Apakah ada hubungannya?? Ya, selama ini kita mungkin mengenal kelapa sawit hanya sebatas pohon penghasil buah yang digunakan sebagai bahan utama pembuat minyak goreng. Persepsi itu ada benarnya juga.
Namun, hal terpenting yang wajib diketahui oleh para petani kelapa sawit adalah umur pohon kelapa sawit maksimal hanya mencapai 25 tahun. Artinya, sebelum mencapai usia 25 tahun, peremajaan pohon harus segera dilakukan karena pohon lama sudah mencapai limit produksi. Kualitas buah yang dihasilkan pun sudah tidak sebaik dulu.

Kembali ke kayu sawit. Memang, secara karakteristik bahan, kualitas kayu sawit lebih rendah daripada kayu kelapa atau kayu biasa yang lain. Namun, dengan modofikasi teknologi tertentu, densifikasi ( proses pemadatan ) bisa dilakukan. Alhasil, kayu sawit berkualitas cukup baik dapat dipakai sebagai bahan kayu non stuktural, contohnya untuk lapisan lantai, lapisan dinding, atau pengisi panel kayu.

Kayu Meranti
meranti 150x150 Jenis Kayu
Kayu Meranti

Di beberapa daerah, kayu meranti dikenal juga dengan nama dammar hitam. Kayu meranti ini banyak terdapat di Sumatra dan seluruh wilayah Kalimantan. Meranti dapat diolah sampai halus dengan mudah, begitu juga saat dipelitur dan dipaku.
Karena mudah dilengkungkan, kayu ini cocok dipakai untuk membuat barang yang memerlukan bentuk lengkung tertentu. Tak heran kayu ini menjadi salah satu jenis yang sering dipilih sebagai bahan utama papan komposit dan papan wafel. Sebagai pengganti kayu solid, papan komposit dan papan wafel banyak digunakan sebagai bahan furniture.

Kayu Bangkirai
Secara karakteristik, bangkirai termasuk jenis kayu ( kelas I ) dengan tingkat keawetan cukup tinggi ( kelas I-III). Dari sifatnya ini, kayu bangkirai banyak dipakai untuk kepentingan nonstruktur yang membutuhkan tingkat keawetan dan daya tahan tinggi.

Bagian Luar Kayu Olahan
Kayu Sonokeling 150x150 Jenis Kayu
Kayu Sonokeling

Setelah mengetahui bagian dalam kayu olahan, yukk,, kita cari tahu tentang bagian luar kayu olahan. Bagian luar kayu olahan ini biasanya disebut dengan vinir, vinir ini biasanyan terbuat dari kayu-kayu kelas 1 yang harganya jauh lebih mahal. Ada tiga kategori dalam bagian luar kayu olahan ini, apa saja?? Berikut informasinya :

Kayu Jati, kayu jati adalh kayu favorit di Indonesia, mungkin juga di dunia. Banyak orang masih fanatic dengan furniture berbahan kayu ini. Perburuan kayu jati secara ekstrem menyebabkan konsumsi berlebihan sehingga akibatnya saat ini kayu jati agak sulit ditemui. Kayu jati muda cenderung berserat besar dan sedikit bergelombang permukaan kayunya, warnanya pun kurang memikat.
Sementara, jati yang usianya sudah cukup matang akan memiliki serat-serat sangat halus, mirip garis pensil tipis berwarna coklat tua. Semakin tua umur kayu jati, semakin gelap warnanya dan garis-garis pensil tersebut akan semakin tak terlihat karena demikian halusnya.

Kayu Mahoni,, merupakan jenis kayu yang usianya panjang, tak heran bila untuk mendapatkan sebongkah kayu mahoni butuh waktu panjang. Perbedaan mendasar antara mahoni dengan jati terletak pada motif seratnya. Dibandingkan dengan serat kayu jati, serat kayu mahoni tampil lebih halus dengan warna agak kemerahan. Bila dibandingkan dengan harga, kayu mahoni sedikit lebih murah harganya dibanding jati.

Kayu Sonokeling,, Merupakan jenis kayu yang mudah dijumpai hampir diseluruh pulau jawa. Teksturnya yang halus dan tampilan permukaannya yang mengilap membuat kayu ini banyak diincar sebagai bahan dasar pembuat furniture.
Corak serat kayu sonokeling tergolong cantik. Tak mengherankan jika kayu olahan banyak memanfaatkan kayu ini, mengharap bisa mendapatkan tampilan corak seratnya yang indah itu. Kayu sonokeling sering dipakai sebagai bahan untuk kayu lapis dan vinir kayu.

Courtesy : http://www.imaniadesain.com

 

Ruang Luar Penuh Manfaat

Ruang luar bukan hanya halaman yang berfungsi untuk estetika, tetapi dapat juga indah dan sekaligus memiliki fungsi yang kuat. Sebagaimana rumah yang ada di Parung, Bogor, yang dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh pemiliknya untuk memfasilitasi berbagai acara yang sering diadakan di rumah.
 
Taman yang melengkapi rumah keluarga ini sengaja dirancang untuk menjamu tamu keluarga dan para kerabat yang sering berkunjung, Rindangnya kanopi pepohonan, suara ayam bekisar berkokok, dan hijaunya daun-daun yang mengelilingi taman memberikan “sensasi” yang berbeda, sehingga para tamu betah berlama-lama di rumah ini.

Tanah Berkontur menjadi Function Room

Kaveling berukuran 10 m x 50 m tersebut berbentuk memanjang dengan kontur tanah yang menurun ke arah belakang, dan berada tepat berhadapan dengan bangunan rumah. Semula pemilik rumah bingung mau digunakan untuk apa tanah berkontur ini, sampai muncul gagasannya untuk memanfaatkannya sebagai function room tetapi berada di ruang luar.
Beberapa fasilitas yang diperlukan mulai dirancang seperti fasilitas untuk duduk, fasilitas memasak sampai ruang untuk melakukan ibadah juga dipersiapkan dengan baik. Kontur tanah di-cut and fill sampai terbentuk tiga area datar yang masing-masing digunakan untuk pengelompokan sebuah area aktivitas
Seperempat bagian kaveling yang berada di sisi muka merupakan area penerima dan area parkir. Untuk menunjang fungsi tersebut, permukaan tanah sengaja ditutup dengan grass block dengan rumput gajah mini yang mengisi celah-celah diantaranya.
Pagar besi yang berjeruji transparan mengelilingi kaveling dan disamarkan dengan jajaran Heliconia “sexy pink” yang karakter tumbuhnya berstruktur vertikal.

Gazebo sebagai Pusat Aktivitas

Pusat aktivitas taman ini menempati setengah bagian dari keveling yang berada di bangian tengah. Di sini dibangun gazebo besar berukuran 3 m x 8 m pada posisi sejajar, sementara gazebo yang berukuran lebih kecil ditempatkan pada posisi yang menyiku di sisi lain.
Diantara bangunan gazebo dibangun kolam pancuran, tamn tropis, dan ditempatkan aksesori taman. Tanaman tropis seperti Calathea Heliconia, Philodendron marble dan keladi hutan tumbuh dengan suburnya.
Ingin membaca selengkapnya?

Courtesy : majalahasri.com  

Sunday, January 20, 2013

Serangan Jamur Pasca Banjir

Jamur dapat timbul di berbagai media. Mulai papan gipsum hingga ubin dapat "terjangkit" oleh jamur. Karena itulah, Anda harus cepat tanggap membersihkan dan mengantisipasi kemungkinan hadirnya jamur pada interior rumah, terutama Anda yang terkena banjir.

www.houzz.com

Setelah diterjang banjir, Anda akan sangat mudah mendapati kondisi rumah yang lembab dan rentan terkena jamur. Berikut ini, ada beberapa langkah bisa Anda cermati untuk membersihkannya:

Pertama-tama, jamur mungkin hadir pada papan gipsum Anda. Meski beberapa jenis papan gipsum tahan api dan tahan kelembaban, sayangnya papan gipsum belum mampu tahan terhadap paparan air.
Namun, jamur di atas papan gipsum yang sudah dicat masih memiliki kesempatan untuk Anda bersihkan. Caranya, seka atau sikat papan gipsum tersebut menggunakan pembersih jamur.

Selain papan gipsum, kayu juga rentan terkena jamur. Untuk menghindari adanya jamur, sejak awal sebenarnya Anda harus bersiap dengan mengecat kayu tersebut. Namun, jika jamur sudah terlihat menempel di kayu, seka jamur tersebut sampai hilang.

Sebetulnya, Anda tidak perlu memusingkan diri dengan penggunaan antijamur. Pasalnya, spora jamu yang mati sekalipun tetap alergenik.
Sementara itu, untuk menghilangkan noda jamur, Anda bisa menggunakan amplas kayu atau gunakan sedikit pemutih untuk menghilangkannya. Untuk karpet, jika jumlah jamurnya sudah terlalu banyak, ada baiknya Anda mengganti seluruh karpet. Membiarkannya dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda dan keluarga.

Namun, jika jamur hanya terdapat pada satu bagian kecil, atau berada pada karpet non-fix, gunakan pembersih vakum basah dan jemur karpet di bawah terik matahari. Setelah benar-benar kering, vakum kembali dengan pembersih vakum anti bakteri.

Terakhir, jika Anda menemukan jamur di ubin dan di jeda antar ubin, Anda juga sebaiknya segera membersihkannya. Umumnya, jamur muncul di ubin kamar mandi Anda. Untuk membersihkannya, sikat jamur yang ada di permukaan ubin dan jeda antarubin.

Anda bisa menyikat sembari menggunakan cairan pembersih dan pembunuh jamur. Gunakan pemutih untuk bagian jeda antar ubin. Diamkan hingga sepuluh menit.

Selain pemutih klorin, Anda juga bisa menggunakan hidrogen peroksida atau baking soda. Campur baking soda dengan air sampai membentuk pasta dan gosok-gosokkan pada jeda antar ubin.
 
(Sumber: http://blackmold.awardspace.com)

Courtesy : properti.kompas.com



Monday, January 14, 2013

Pernik Percantik Ruang

Walaupun pernak-pernik adalah barang yang kecil, namun memiliki peranan yang besar untuk mengangkat sebuah ruang menjadi lebih menarik. 


Ragam Pernik Bikin Ruang Cantik 
 
Bentuk, warna, finishing -nya yang beraneka ragam, menambah semarak ruangan. Dipajang di atas rak di dalam niche, benda-benda cantik itu dapat menjadi point of interest

Apabila diletakkan di atas meja sudut pun tak kalah indahnya. Pernak-pernik ternyata ada juga yang besar dan boleh ditempatkan di atas lantai. 
Pernik dengan bentuk menyerupai sarang tawon . Vas kayu dengan finishing  duko emas ini memiliki tinggi 13cm. 

Sedangkan vas dengan clear finish  hijau lemon  memiliki tinggi 27cm. Kedua pernik ini akan menarik jika diletakkan diatas meja kecil. Penyelesaian yang unik dengan kombinasi warna cat yang menarik, menaikkan nilai vas ini. Tinggi vas yang terbuat dari tanah liat ini 40cm. 

Satu set tempat lilin dua warna: kombinasi hijau dan cokelat kayu, dengan clear finish . Tempat lilin finishing polyurethane cokelat kopi yang bermotif garis lurus. Satu set terdiri dari tiga jenis dengan tinggi 12cm, 14cm, dan 17cm. Tempat lilin bulat kombinasi kayu finishing krom. Satu det dengan tiga tinggi yang berbeda, yaitu 7cm, 9cm, dan 12cm. 
Patung kayu tradisional. Setiap patung memiliki tinggi 14cm. Ruangan pun tampil cantik dan lebih artistik. 


Properti: Koleksi Dekorasi Plus, Jakarta Selatan

Courtesy : ideaonline.co.id

Carport Area Resapan




Carport bisa jadi tempat penyerapan air hujan ke dalam tanah. Material perkerasan bisa diselipi area terbuka untuk peresapan seperti tanah, kerikil, yang diisi tanaman. 

Carport Sekaligus Area Resapan 

Lihatlah carport di hunian keluarga Fadil Gudadi ini. Ada lubang-lubang berisi rumput yang memang dibuat khusus untuk memberi kesan lembut dan bisa berguna untuk penyerapan air. Fadil memang seniman, sehingga carport -nya pun dibuat khusus. 

Perkerasan semen oleh Fadil dimodifikasi. Ditempakannya pipa-pipa PVC 4inchi sebelum proses pengecoran. Pipa-pipa ini dipotong sesuai tinggi level perkerasan. Saat jadi, tampak seperti bolong-bolong yang langsung berisi tanah. Fadil menanam rumput di lubang-lubang tadi. Tampilan carport pun jadi ciamik, fungsinya sebagai area peresapan pun maksimal.

Lokasi: Hunian Keluarga Fadil Gudadi

Courtesy : ideaonline.co.id

Thursday, January 10, 2013

Rumah Impian di Tepi Danau

Memiliki rumah bergaya modern minimalis lengkap dengan peralatan mutakhir, serta berlokasi di tepi danau yang asri bisa jadi merupakan impian semua orang. Terlebih, bagi mereka yang membutuhkan tempat beristirahat dari kejenuhan sehari-hari.

Namun, sepasang suami-istri asal Amerika Serikat, yang kini tengah mendekati masa pensiunnya, sudah tidak perlu berangan-angan lagi. Rumah semacam ini sudah menjadi milik mereka di daerah Leicester, Vermont, Amerika Serikat.

Rumah kedua milik pasangan paruh baya tersebut berada di atas bekas lokasi perkemahan musim panas. Rumah itu berdiri di atas lereng yang cukup curam. Namun, meski memiliki lokasi yang tidak biasa, arsitek Elizabeth Herrmann telah berhasil "mengakali" kondisi alam dengan membuat sebuah

"Dari dalam, rumah ini tampak seperti tengah mengambang dan menciptakan suasana yang tenang dan ekspansif," ujar Herrmann.

Konstruksi rumah panggung merupakan jawaban yang tepat atas masalah utama rumah tersebut. Selain mampu mengakali curamnya keadaan tanah, dengan konstruksi ini pemilik rumah dapat memiliki ruang outdoor lebih besar dan tidak "tenggelam" dalam danau.

Rumah seluas 147 meter persegi ini memiliki pintu masuk di lantai atas. Sementara itu, ruang keluarga utama justru berada di lantai bawah. Untuk material rumah, Hermann memilih kayu aras Port Orford yang terkenal akan ketahanan dan warna hangatnya.

Menurut Herrmann, pendaran warna rumah yang menyerupai warna madu tampak luar biasa sepanjang tahun. Rumah akan tetap tampak mempesona meski warna-warna daun di pohon sekitarnya berubah.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, rumah peristirahatan ini memiliki peralatan mutakhir, termasuk perlengkapan memasak yang lengkap dan canggih dalam dapur berukuran luas. Karena itulah, pasangan pemilik rumah yang terkenal gemar memasak ini dapat menikmati hari-hari mereka di dalam rumah pinggir danau ini.

Bukan hanya dapur modern yang ada di sana. "Rasa modern" yang ada di interior rumah pinggir danau ini juga ada pada aksen stainless steel di atas kayu-kayu berwarna muda dan cat putih.
Selain itu, material yang terkesan "ringan" dan penataan rumah membuat rumah tersebut secara visual "lebih besar" dari keadaan sebenarnya. Satu perabotan dan perabotan lainnya memiliki jarak cukup jauh, serta tidak menumpuk. Hal lainnya, rumah ini juga menjadi nyaman lantaran penuh dengan cahaya matahari.

"Sinar-sinar alami memberikan petunjuk ke mana harus melangkah," ujar sang arsitek.

Courtesy : properti.kompas.com


Tuesday, January 8, 2013

Renovasi Rumah yang Inovatif

Merenovasi rumah yang sudah ada dan tak terawat menjadi rumah baru dengan wujud yang berbeda dari sebelumnya bukanlah pekerjaan mudah. Berbagai kondisi yang ada pada rumah lama perlu dipertimbangkan dan menjadi tantangan tersendiri, apakah dibongkar, diganti, dimanfaatkan, atau tetap dibiarkan. Kondisi struktural dan material pada bangunan lama adalah bagian dari tantangan itu.

Menuju Rumah Baru

Konsep rancangan rumah di atas lahan 180 m2 ini menyesuaikan dengan bentuk rumah yang ada, dipadukan dengan rencana kebutuhan ruang yang dikehendaki sehingga tercipta ruang-ruang yang optimal dengan bentukan geometris dinamis.
Sebagian besar ruang pada rumah ini didesain ulang kecuali satu kamar tidur dan kamar mandi di lantai dasar yang tetap dipertahankan pada kondisi yang ada.
Hunian ini awalnya didesan hanya dua lantai. Tetapi seiring dengan proses konstruksi, tercipta sebuah ruangan tambahan di lantai paling atas sehingga menambah luas total bangunan menjadi 220 m2.
Untuk renovasi rumah ini, dilakukan penambahan pondasi di beberapa titik untuk menopang struktur rumah baru sebagai akibat adanya penambahan luas ruang pada bagian atas hunian. Lantai kayu pada rumah lama diganti menjadi plat lantai beton dengan finishing homogeneous tile untuk mempermudah perawatan.

Memanfaatkan Material Rumah Lama

Salah satu tantangan dalam merenovasi rumah adalah memperlakukan materi yang sudah ada pada rumah lama.
Pada kasus renovasi ini, arsitek dengan cermat memanfaatkan kayu bangkirai yang digunakan pada lantai dua semipermanen hunian sebelumnya sebagai pelapis anak tangga. Penutup lantai berupa kayu bekas rel kereta api diamnfaatkan pada area ruang makan.
Di samping itu, material yang diperoleh dari rekan pemilik rumah pun diterapkan pada lantai yang didominasi dengan finishing acian. Sebagian besar dinding di-finishing acian kasar membuat sosok bangunan tampil “jujur” tetapi tetap memiliki aksen menarik pada susunan dinding rooster.



Artikel lengkap tentang “Renovasi Rumah yang Inovatif” dan artikel lain tentang arsitektur, interior, taman dan lingkungan dapat Anda nikmati di Majalah Griya Asri Vol. 13 No. 11, November 2012

 

Thursday, December 27, 2012

Kotak-kotak Aksen Penghias Taman



Dari semua bentuk geometris, bentuk ini mungkin menjadi bentuk paling berguna, serta efisien. Bentuk tersebut adalah persegi, yang mampu menampilkan desain sederhana dan klasik di saat bersamaan.

Namun, persegi bukan bentuk geometris alami. Benda-benda di alam tidak memiliki bentuk seteratur persegi, namun justru memiliki bentuk melingkar.

Bisa jadi, ketidakalamian bentuk persegilah yang menjadi daya tarik ketika kita membawanya dalam desain taman. Pasalnya, kita merelasikan bentuk persegi tersebut dengan ruang-ruang dan bangunan tempat kita beraktivitas setiap hari.

Penggunaan persegi di taman yang paling mencolok adalah hardskap. Hardskap adalah bagian dari lanskap yang dikerjakan setelah penanaman, meliputi pot, batu-batu, jalan setapak, lampu, bangku taman, dinding dekoratid, dan berbagai hal lain untuk melengkapi taman.




Menciptakan kohesi desain
Pada taman-taman kontemporer, taman tersebut memiliki "misi" untuk merefleksikan gaya bangunan di dekatnya. Karena itulah, bentuk-bentuk seperti persegi memegang peranan penting.
Untuk rumah maupun gedung-gedung modern, taman dengan aksen "kotak-kotak" dapat menjadi aksen menarik sekaligus menampilkan modernitas gedung itu sendiri. Anda juga dapat membuat taman semacam ini dengan membentuk "kotak-kotak" dari ubin, kerikil, dan tanaman Soleirolia soleirolii.

Adanya keteraturan
Persegi memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan keteraturan di dalam taman. Sebagai contoh, gunakan jalan setapak berbentuk persegi yang dibatasi dengan rumput atau kerikil. Jalan setapak semacam ini bukan hanya cantik, namun juga membuat area terasa lebih besar.
Cara lain membuat taman terasa lebih besar adalah membiarkan rumput tumbuh di dalam beberapa area besar berbentuk persegi. Pembatas sempit persegi-persegi rumput tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai jalan setapak.

Membuat efek yang mengantarkan mata
Jalan setapak berbentuk persegi juga dapat "mengantarkan" mata Anda dan pengunjung rumah Anda ke sebuah titik. Titik tersebut bisa berupa pintu rumah atau justru pagar Anda.
Selain itu, jika teras rumah lebih tinggi daripada taman, Anda bisa juga memanfaatkan tangga yang mengantarkan teras ke taman Anda untuk memberikan aksen berbentuk persegi.

Keteraturan yang tidak membosankan
Memberikan sentuhan "kotak-kotak" ke dalam taman Anda bukan hanya membuat taman menjadi lebih teratur. Dengan menggunakan pola repetitif ini, mata Anda juga akan dimanjakan olehnya.

(Sumber: http://www.houzz.com)
Courtesy : properti.kompas.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...