R U M A H

menghadirkan informasi dan inspirasi memilih rumah yang tepat sesuai kebutuhan dan karakter

E K S T E R I O R

memberikan inspirasi estetik berkarakter bagi tampilan rumah anda

I N T E R I O R

kreasi tak terbatas bagi ruang dalam untuk mendukung aktivitas dan ekspresi yang beragam.

T A M A N dan L I N G K U N G A N

keramahan dan kesejukan taman untuk kenyamanan tempat tinggal.

F U R N I T U R

ragam kreasi furnitur yang memberikan dukungan interior yang pas dan apik.

Monday, April 2, 2012

Cek Kesehatan Rumah

img

Rumah yang kita tinggali setiap hari, sangat berpotensi menjadi sarang bakteri dan kuman. Pernahkah Anda merasa tidak enak badan tapi dokter tidak juga menemukan penyebab dibaliknya? Jika ya, bisa jadi ada kuman-kuman di sekitar rumah yang menyebabkan infeksi.

Minimal dua kali seminggu, sempatkanlah untuk berjalan mengitari seluruh ruangan hingga pojok terkecil rumah untuk memeriksa apakah ada kuman dan bakteri yang sembunyi di bawah kabinet kamar mandi, wastafel bahkan keranjang pakaian kotor. Caranya tidak sulit kok, ikuti tujuh tips yang dikutip dari Health Me Up ini dan mulailah mengontrol 'kesehatan rumah' secara efektif.

1. Ruang Keluarga
Ini adalah tempat di mana aktivitas keluarga paling banyak terjadi. Jadi Anda harus menjaganya jauh-jauh dari debu, bakteri dan jamur. Gunakan produk disinfektan untuk membersihkan permukaan alat yang sering bersentuhan dengan tangan seperti remote control, telepon dan pegangan pintu. Jika Anda alergi terhadap debu atau berbagai jenis serbuk, pertimbangkan untuk memasang AC. Pastikan Anda membersihkan filter udara secara teratur agar kelembaban di rumah Anda di bawah 50%, sehingga mencegah perkembangan jamur dan lumut.

Selain itu, bersihkan ruangan dengan vacuum cleaner minimal satu kali seminggu. Batasi penempatan tanaman hidup di dalam ruang keluarga dan pilihlah tanaman yang mudah dibersihkan untuk membatasi penyebaran debu dan zat-zat kimia berbahaya (resudi dari obat semprot nyamuk atau cairan disinfektan berbentuk spray bisa menempel pada tanaman dan meracuni siapaun yang memegangnya).

2. Kamar Mandi
Hindari menggunakan pengharum ruangan terlalu banyak dan sering di kamar mandi karena bisa meracuni udara yang Anda hirup. Cara terbaik untuk menghilangkan bau kamar mandi yang kurang segar adalah dengan menggunakan produk bebas wewangian dan pastikan Anda mengecek bahan-bahannya di balik kemasan. Gunakanlah sabun tangan cair anti bakteri setiap keluar dari kamar mandi. Pastikan juga kabinet di kamar mandi selalu ditata dengan benar dan dibersihkan sehingga tidak ada celah atau lubang yang bisa membuat bakteri atau virus bernaung.

3. Dapur
Bersihkan dapur sedikitnya dua kali sehari dengan cairan anti-bakteri. Bakteri dan kuman biasanya berasal dari daging dan sayuran mentah yang menempel di meja dapur atau talenan. Jangan pernah gunakan perangkat yang sebelumnya sudah dipakai memasak untuk menghangatkan makanan tanpa dicuci terlebih dahulu. Hindari menghangatkan makanan di microwave menggunakan wadah plastik, kecuali produk tersebut bersertifikat food grade. Untuk memastikan keamanannya, gunakan wadah dari kaca.

4. Cucian Pakaian
Saat mencuci pakaian, pertama pisahkan pakaian yang lembab atau basah dengan yang kering. Setelah mencuci, jangan pernah meninggalkan pakaian lembab di dalam mesin cuci. Jangan menjemur pakaian terlalu lama karena bisa serbuk-serbuk debu di luar ruangan akan lebih mudah menempel dan justru membuat pakaian kotor kembali. Ingat, jangan pernah menumpuk pakaian kotor terlalu lama karena bisa menjadi sarng kuman dan penyakit.
l
5. Cat Ulang Rumah
Jika Anda tidak pernah mengecat ulang rumah dalam waktu yang cukup lama, cat rumah yang mengelupas dan beserta serpihannya bisa jadi racun yang berbahaya bagi pernapasan. Untuk itu, rutinlah mengecat ulang rumah setiap 3-4 tahun sekali. Sedikit merepotkan dan memakan biaya memang, tapi pikirkan betapa mahalnya biaya pengobatan jika Anda sampai sakit.

6. Kebun
Saat berkebun, selalu gunakan celana panjang dan baju lengan panjang. Kenakan juga masker karena banyak terdapat jamur dan kuman di dalam tanah.

7. Lampu
Jangan gunakan lampu neon untuk halaman belakang atau depan rumah. Lampu neon mengandung merkuri yang bisa berbahaya bagi kesehatan serta bisa merusak tanaman. Setelah lampu tak menyala lagi, segera buang di tempat yang tepat.
 

courtesy : us . wolipop . com

Dekorasi Rumah dengan Buku

Punya banyak koleksi buku? Jangan hanya menyimpannya di rak atau lemari. Buku juga bisa dijadikan properti untuk mendekorasi ruangan. Warna dan desain sampul yang beraneka ragam, jika disusun sedemikian rupa bisa jadi pemanis ruangan yang unik dan menarik.

img
 
Ini dia beberapa trik menghias ruangan dengan buku, seperti dilansir Gal Time.

1. Teknik Tumpuk
Pilih empat sampai lima buku dengan ketebalan halaman yang berbeda. Tumpuk buku-buku tersebut di atas meja kecil atau kotak penyimpan berukuran besar.

Sebagai sentuhan artistik, taruh pajangan kecil di atas tumpukan buku. Misalnya souvenir berbentuk Menara Eiffel, Singa Merlion atau vas bunga mungil. Tempatkan tumpukan buku di sudut ruang tamu dan lihat bagaimana hiasan yang Anda buat sendiri ini memberi suasana baru yang unik.

2. Bermain Warna
Jika Anda penggemar berat buku dan mengoleksi puluhan, bahkan ratusan buah, bisa menyusunnya seperti karya seni. Sampul buku biasanya didesain menarik dengan berbagai warna. Susun buku-buku berdasarkan warna; mulai dari warna yang terang hingga gelap atau dari gelap ke terang. Tempatkan di rak besar atau lemari kaca. Trik dekorasi ini cocok diterapkan untuk ruang keluarga atau kamar tidur.

3. Kombinasi
Buku-buku berukuran besar dengan desain yang cantik dan artistik bisa Anda pajang layaknya lukisan. Tempatkan di rak secara vertikal dengan sampul menghadap ke depan, lalu susun buku-buku lainnya dengan posisi menyamping (hanya bagian samping buku yang terlihat) di sisi kiri dan kanan buku utama. Anda juga bisa menaruhnya di lemari kaca, dan letakkan hiasan-hiasan kecil di sekelilingnya.

Tips
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mendekor rumah dengan buku:

- Jangan terlalu banyak menempatkan susunan buku sebagai hiasan di ruangan yang sama. Misalnya tumpukan buku di atas meja kecil, bufet dan rak di ruang tamu. Bukannya mempermanis ruangan, justru akan membuatnya terlihat berantakan. Cukup tempatkan di salah satu sudut favorit atau focal point ruangan Anda.

- Hanya pilih buku-buku dengan gambar dan warna sampul yang menarik dan menggunakan hard cover untuk dijadikan hiasan. Buku yang tipis dan bersampul sederhana, sebaiknya simpan di container atau lemari buku tertutup.

- Dekorasi jenis ini sifatnya temporer atau tidak permanen, jadi posisinya bisa mudah berubah dan rentan terkena kotoran. Jangan lupa untuk menata ulang dan membersihkannya dari debu setiap satu kali seminggu.

courtesy : us . wolipop . com

Desain Jendela Pivot

Fungsi jendela pivot sebenarnya juga tidak berbeda jauh dengan jendela yang lain, yaitu untuk mengatur sirkulasi udara dan cahaya, terutama jenis cahaya alami yang berasal dari sinar matahari. Perbedaannya terletak pada sistem buka tutup yang digunakan juga sangat berbeda. Terutama pada bagian sistem penggunaan dan bentuk serta penempatan engselnya.

Membuat Desain Jendela Pivot





















Jika pada jendela biasa engselnya terletak pada bagian pinggir atau atas, namun untuk jendela pivot pada umumnya berada pada bagian tengah bawah dan atas. Bentuknya engselnya juga sangat berbeda. Engsel jendela biasa bentuknya menyerupai binatang kupu-kupu, sementara engsel pivot bentuknya seperti poros putar. Sehingga sistem buka tutupnya juga dengan cara memutar.

Jika berada dalam keadaan terbuka, jendela pivot ini bisa memutar hingga sembilan puluh derajat atau lebih dan berada ditengah kusen. Dan jika telah dipasang dan digunakan, engsel pivot ini tidak terlihat dengan jelas seperti engsel kupu-kupu.

Bahan untuk membuat pivot juga sama dengan engsel kupu-kupu yaitu logam besi atau aluminium. Namun jika ingin membuatnya sendiri juga bisa menggunakan bahan kayu. Cara pembuatannya adalah dengan sistem bubut. Namun sayangnya pivot yang berasal dari kayu kurang punya daya tahan yang begitu kuat dibanding dengan yang buatan pabrik.

Kelebihan dari penggunaan jendela pivot adalah udara dan sinar matahari yang masuk bisa lebih maksimal. Selain itu dengan menggunakan jendela pivot, kita tidak perlu menggunakan kusen sehingga bisa menghemat ongkos pembuatan. Bagi rumah yang bergaya minimalis dan modern, penggunaan jendela pivot ini sangat cocok untuk diterapkan.

Bahan pembuatan jendela pivot pada umumnya adalah kaca. Namun ada pula yang menggunakan kayu atau gypsum meski prosentasenya lebih sedikit. Sedangkan untuk bingkai atau kerangkanya terbuat dari besi alumunium atau kayu.

Sedangkan untuk desainnya, yang paling sering digunakan adalah berbentuk persegi panjang dan tidak menggunakan penutup atau korden. Penggunaan korden justru akan menjadikan sistem buka tutup jendela pivot menjadi tidak praktis. Selain itu juga akan memunculkan kesan yang bisa mengurangi nilai estetika.
Bagi yang ingin berkreasi dengan jendela pivot ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Antara lain kaca jendela yang digunakan bisa diberi ornament atau hiasan dengan sistem gravir. Yaitu seni menghias kaca dengan menggunakan alat tertentu sehingga dalam kaca tersebut akan muncul pola atau motif-motif tertentu seperti lukisan.

Untuk yang menggunakan bahan gypsum, jendela pivot juga bisa dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga ketika posisinya tertutup bentuk jendela ini akan nampak seperti dinding biasa. Aoalagi jika jendela tersebut punya ukuran yang lebih besar sehingga bisa menjadi pengganti dinding sekaligus.

Karena ukuran jendelanya lebih besar, maka lokasi penempatannya harus dipilih pada tempat yang tidak memunculkan debu begitu banyak sehingga ruang yang digunakan tidak mudah kotor. Misalnya dibagian ruang yang menghadap taman belakang rumah. Jika berada di bagian depan tentu akan berhadapan langsung dengan jalan yang ramai dan banyak menghasilkan debu.

Jendela pivot dari gypsum ini bisa diberi warna cat yang juga sama persih dengan warna yang digunakan untuk dinding. Namun jika ingin membuat tampilan yang dramatis, bisa dibuat lukisan semacam mural.

Jika jendela dalam keadaan terbuka maka lukisan mural ini akan terpecah-pecah. Namun justru di sinilah letak tantangan dan nilai seninya. Lukisan mural tersebut harus dibuat sedemikian rupa sehingga ketika dibuka setiap lukisan di masing-masing jendela bisa memunculkan motif sendiri-sendiri. Sedangkan dalam posisi tertutup lukisan mural bisa menjadi satu kesatuan dalam konsep.

courtesy :  www . imagebali . net

Saturday, March 31, 2012

Sirkulasi Udara Rumah


Lancarnya sirkulasi udara sangat penting untuk menjaga kualitas udara yang kita hirup di dalam rumah. Kualitas udara yang baik tentunya akan membuat pernapasan kita terasa lebih segar dan kesehatan kita terjaga dengan baik.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dalam menjaga sirkulasi udara yang baik untuk rumah kita?
Berikut ini beberapa Tips Menjaga Sirkulasi Udara di Rumah Kita

Ventilasi.
Perhatikan dan rawatlah lubang ventilasi secara berkala. Jika Anda menggunakan jaring penutup untuk mencegah masuknya nyamuk atau serangga, pilihlah yang tidak terlalu tebal dan rapat, serta bersihkan sesering mungkin. Karena biasanya kotoran atau debu yang terkumpul pada penutup ventilasi tersebutlah yang menghambat masuknya udara. Debu juga tidak baik untuk pernapasan.

Jendela
Ukuran serta jenis kaca jendela juga berpengaruh terhadap sirkulasi udara. Sesuaikan ukuran ruangan dengan ukuran jendelanya. Selain terkait dengan estetika, ukuran jendela saat terbuka juga akan mendukung lancarnya aliran udara yang masuk. Kaca jendela juga berpengaruh, misal kaca yang bening akan memudahkan masuknya panas matahari ke dalam ruangan, sebaliknya dengan kaca gelap. Buka jendela di pagi dan siang hari untuk lebih menghangatkan ruangan dengan udara dan cahaya alami. Nantinya udara ini mencegah lembab di sore dan malam hari.
AC dan Kipas Angin
Jika Anda memakai AC atau kipas angin untuk ruangan atau kamar, pastikan perawatan kebersihannya. Bersihkan filter AC dan bilah kipas angin secara berkala untuk menjaga kebersihan udara yang dialirkannya. Kipas angin dapat digunakan untuk mengalirkan udara dengan lebih cepat. Tempatkan kipas di dekat jendela atau pintu yang terbuka untuk mengalirkan udara masuk atau keluar ruangan. Saat AC beroperasi jangan lupa menutup pintu kamar-kamar atau ruangan yang tidak dipakai. Karena luas ruangan berpengaruh pada kinerja AC.

Ventilasi Aktif
Selain penggunaan AC atau kipas angin, ventilasi aktif lainnya dapat berupa Extractors, Exhaust Fan. Pasanglah Exhaust Fan pada ruangan yang cukup tinggi sirkulasi udaranya. Exhaust fan dapat pula dipasang di kamar mandi atau pun toilet. Selain untuk mengeluarkan bau kurang sedap dari dalam kamar mandi, penempatan tersebut diparcayai mampu mempercepat masuknya udara segar dari luar.

Penjernih udara
Air purifier atau penjernih udara dapat pula dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas udara dan sirkulasinya di dalam rumah. Penjernih udara umumnya menyedot udara yang ada di ruangan, menyaringnya dan kemudian mengembuskannya kembali ke ruangan. Letakan penjernih udara di tempat yang cukup terbuka, di tengah ruangan atau di dekat lubang ventilasi yang mensuplai udara segar dari luar. Ini untuk memaksimalkan asupan udara yang masuk ke dalamnya. Dalam memilih Air purifier, pastikan Anda memilih produk yang mampu menyaring udara dengan baik. Mulai dari partikel debu, mikroorganisme seperti virus, kuman atau serangga kecil harus dapat disaring dalam penjernih udara tersebut. Lihat juga apakah penjernih udara tersebut memiliki kemampuan sebagai ‘ion/ozon generator’. Fungsi ini akan membuat kualitas udara yang dihasilkan oleh penjernih udara tersebut semakin baik dan menyehatkan penapasan kita.

courtesy : www . griyakarya . com
image source : thisnext . com

Menghitung Titik Lampu


Ruang sebaiknya memiliki tingkat terang sesuai standar. Namun pada rumah, suasana tingkat terang ini boleh diabaikan karena setiap orang memiliki standar tingkat terang masing-masing.
Untuk memperoleh tingkat terang sesuai standar, sejumlah titik lampu dapat dipasang di plafon. Berikut hal dalam menghitung titik lampu:
  1. Jika menggunakan downlight Anda dapat memasangnya berjajar rapi dan simetris pada plafon ruangan. Jarak antartitik lampu tergantung spesifikasi downlight, tinggi plafon serta bentuk dan ukuran ruang.
  2. Hidden lamp berupa neon dapat dipasang tersembunyi pada bagian dalam drop ceiling. Jika ingin terlihat lebih aksi, hidden lamp dapat dipasang di belakang meja televisi atau lemari buku.
  3. Jika mengkombinasikan downlight atau hidden lamp dengan lampu gantung, tempatkan masing-masing tipe lampu pada area yang saling menunjang. Misalnya, untuk memperoleh terang merata pada ruang keluarga 4mx5m dengan penataan furnitur melintang memotong panjang ruang, downlight dipasang simetris pada plafon di bagian kiri dan kanan furnitur, sedangkan lampu gantung ditempatkan tepat di atas coffee table.
  4. Sebagai akses, titik lampu dapat ditempatkan pada meja di samping kiri dan kanan sofa utama. Lampu sorot dapat juga ditambahkan untuk menerangi lukisan atau foto yang menempel di dinding, tepat di belakang sofa utama.
courtesy : www . rumahdanproperti . com
image source : architectaria . com

Menata Rumah Mungil






















Rumah merupakan tempat istirahat setelah lelah seharian beraktifitas. Rumahku Istanaku, istilah tersebut memang tepat untuk menggambarkan betapa rindunya kita akan rumah yang nyaman, namun jika rumah terlalu kecil dan mungil dapatkah dibuat menjadi istana yang nyaman? Ikuti tips berikut.

Memiliki rumah yang mungil bukan berarti Anda tidak dapat menikmati kenyamanan. Kesan indah, rapih, dan lapang masih dapat anda dapatkan jika mengetahui triknya.

Agar rumah mungil Anda terliahat lapang dan nyaman, berikut tips yang dapat Anda lakukan :


  1. Manfaatkan ruangan kosong seefisien mungkin.
    Ruang-ruang kosong yang tidak terisi dapat anda gunakan sebagai tempat meletakkan barang. Di bawah tangga misalnya, dapat anda isi dengan perabot atau perkakas yang sering anda gunakan sehari-hari seperti alat berkebun, perkakas tukang, rak sepatu, dll., namun hindarkan menumpuk barang sehingga ruangan akan terlihat tidak rapih dan padat.

  2. Mainkan pencahayaan lampu di dalam rumah.
    Cahaya lampu yang dapat anda gunakan yaitu kuning dan putih. Lampu kuning akan memberikan kesan hangat, segar, alami dan romantis. Sedangkan lampu putih akan memberi efek formal, dingin, luas, dan bersahabat.

  3. Peletakan jendela dan pemilihan kaca.
    Pengaturan posisi jendela dan kaca yang digunakan juga sangat penting dalam membuat rumah anda terlihat lebih luas. Hindari menggunakan ukuran jendela yang besar dan kaca yang terlalu banyak motif. Pada saat membangun rumah posisi jendela harus dipasang pada posisi yang tepat agar sinar matahari dapat bebas masuk dan membantu sirkulasi rumah sehingga memberikan kehangatan dan memperluas pandangan.

  4. Pemilihan warna cat atau kertas dinding.
    Ada baikknya anda memilih warna dinding yang terang dan cerah untuk menghindarkan rumah terlihat sempit. Jika ingin menggunakan kertas dinding (wallpaper), pilihlah yang bermotif garis-garis tipis, atau kotak-kotak kecil.

  5. Tangga rumah.
    Untuk rumah yang terdiri dari dua lantai, tangga sebaikknya dipilih dari bahan logam karena lebih ringan dan ramping.

  6. Bahan dan bentuk mebel rumah.
    Pergunakan mebel atau perabot rumah tangga yang berdesain simpel dan warna yang menyerupai warna dinding. Selain tidak menghasilkan efek sempit dan berat, perabot tersebut akan mempermanis pandangan di dalam ruangan.
sourtesy : www . rumahdanproperti . com

Thursday, March 29, 2012

Roller Blinds Fungsional

Pada rumah bergaya minimalis, memilih penutup jendela tak bisa sembarangan. Roller blinds yang simpel dan manis bisa dijadikan pertimbangan.

Roller blinds merupakan model penutup jendela yang pertama muncul. Awalnya, jenis ini disebut sebagai Holland blinds karena menggunakan kain Holland, yaitu serupa kain tenunan yang mengkilat atau linen berwarna.
Kini, kain yang digunakan tak terbatas Holland. Kain jenis apapun bisa digunakan, asalkan cukup kaku dan kuat untuk digulung. Motif dan warna yang tersedia pun semakin beragam.
Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman 




















Bentuknya yang ringkas dan rapi membuat roller blinds bisa digunakan pada gaya desain apapun. Kain yang polos dengan warna netral cocok untuk gaya modern atau minimalis. Sementara, kain bercorak cocok dipadankan dengan gaya lain sesuai dengan motifnya. Bahkan, Anda bisa memadankannya dengan tirai atau gorden. Tempatkan saja roller blinds di balik gorden untuk menghalangi cahaya, debu, dan pandangan langsung dari luar.
Penutup jendela ini juga memiliki mekanisme yang sederhana. Kain penutup dililitkan pada batang penggulung yang dilengkapi dengan sistem pegas atau roda bergigi. Sistem tersebut disambungkan dengan tali. Sekali tarik, kain akan tergulung ke atas.

courtesy :www . ideaonline . co . id

Perlengkapan Kamar Tidur

Percayalah, beddings dapat membuat kamar tidur lebih hidup. Warna dan motifnya dapat menyemarakkan ruangan.
 
Beddings merupakan perlengkapan tempat tidur. Umumnya meliputi sprei, bantal, guling, bedcover (penutup ranjang) atau comforter , dan selimut. Pemilihan beddings yang tepat dapat membuat kamar tidur lebih hidup.
    Ranjang tertutup bedcover. Foto: iDEA/Richard Salampessy
  • Sprei . Sprei umumnya berbentuk segiempat dengan ukuran yang lebih luas dari matras. Sprei diselipkan hingga ke bawah kasur sehingga tetap rapi saat ditiduri. Jahitan sprei dibuat mengikuti bentuk matrasnya. Pada keempat sudut terdapat karet elastis, yang berfungsi memudahkan pemasangan sprei pada matras. Jika dulu sprei putih menjadi pilihan dominan, kini terdapat variasi warna dan motif. Sedangkan bahannya menggunakan katun atau linen.
  • Bedcover . Bedcover umumnya memiliki ukuran lebih besar dari matras. Ketebalannya beragam, namun yang paling tipis adalah 5mm. Isinya dapat menggunakan dacron, silikon, atau bulu angsa. Kain yang digunakan, selain katun dan linen, juga kombinasi satin. Hiasan dekoratifnya dapat dibuat dengan aplikasi bordir.
  • Comforter . Jika bedcover menyatu dengan isinya, maka comforter terpisah antara sarung dengan isinya yang berupa matras tipis. Untuk awalnya, comforter lebih mahal dari bedcover . Tetapi berikutnya, comforter hanya membutuhkan sarung layaknya sebuah bantal. Comforter biasa digunakan pula sebagai selimut. Sementara yang berisi bulu angsa disebut sebagai duvet. 
  • Selimut . Selimut digunakan pada kamar tidur yang suhunya rendah. Cuaca dingin atau ruang dengan mesin pendingin udara (AC) memerlukan selimut untuk menambah kenyamanan istirahat. Ukurannya tunggal (single ) atau ganda (double ). Selimut dapat dihasilkan pula dari teknik rajut, quilt , hingga patchwork – yang dihasilkan dari kain perca.
courtesy : www . ideaonline . co . id

Tuesday, March 27, 2012

Karena Keramik Selalu Unggul

Asal tidak terkena benturan keras, terpapar bahan kimia berat, maka keramik bisa digunakan hingga lebih dari lima tahun.

Sebagai material pelapis lantai, keramik dapat disebut sebagai jawaranya. Selain untuk menutup lantai dan dinding, dari seluruh material keramik itu tahan lama, harga relatif terjangkau, mudah diaplikasi, serta kaya desain dan motif.

Material satu ini memang termasuk material tahan lama. Asal tidak terkena benturan keras, terpapar bahan kimia berat, maka keramik bisa digunakan hingga lebih dari lima tahun.
Gesekan dan cuaca pun membuat warna atau motif keramik dapat memudar. Masalah lain seperti keramik lepas, pecah, meledak terjadi bukan karena kualitasnya tetapi saat pemasangannya.
Keramik memiliki porositas rendah, mudah dibersihkan dan kuat. Untuk melapisi lantai dan dinding, material ini berasal dari campuran berbagai bahan. Dari aspal dan feldspar hingga 6 -7 macam tanah liat.

 

Untuk lantai, keramik dibuat lebih tebal karena menjawab fungsinya untuk menahan beban di atasnya. Bentuknya dibuat dengan ukuran persegi. Biasanya, teknik yang digunakan adalah satu kali pembakaran atau single fired.
Sementara, keramik untuk dinding dibuat lebih tipis dengan ukuran persegi panjang, misalnya 30 cm x 60 cm. Urusan warna dan motif, keramik untuk dinding lebih kaya. Hal ini karena fungsinya bukan sekedar melapisi, namun juga sebagai elemen estetika ruangan.

Awet
Kalau mau keramik rumah tetap awet, Anda harus memperhatikan pilihan jenis keramik serta pengaplikasiannya. Untuk lantai luar ruang, gunakan keramik dengan permukaan agak kasar dan tidak mengkilat. Saat pemasangannya, lebih baik tidak diinjak 1-2 hari agar nantinya tidak mudah terlepas.
Untuk dinding, perhatikan kondisi dinding, khususnya yang baru saja diplester. Sebaiknya plesteran itu telah mengering sebelum dipasangi keramik.
Sebagai dekorasi, perhitungkan pula luas dinding dan ukuran keramik dengan cermat. Hal ini perlu Anda lakukan, tak lain untuk hasil optimal, presisi, rapi serta sesuai keinginan.

(Sumber: Majalah Renovasi)
Courtesy : properti.kompas.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...