R U M A H

menghadirkan informasi dan inspirasi memilih rumah yang tepat sesuai kebutuhan dan karakter

E K S T E R I O R

memberikan inspirasi estetik berkarakter bagi tampilan rumah anda

I N T E R I O R

kreasi tak terbatas bagi ruang dalam untuk mendukung aktivitas dan ekspresi yang beragam.

T A M A N dan L I N G K U N G A N

keramahan dan kesejukan taman untuk kenyamanan tempat tinggal.

F U R N I T U R

ragam kreasi furnitur yang memberikan dukungan interior yang pas dan apik.

Tuesday, October 23, 2012

Pengharum Ruang Herbal

Pengharum ruangan efektif membuat suasana rumah terasa nyaman dan tenang. Tapi pengharum ruangan sintetis yang banyak dijual di pasaran penuh dengan bahan-bahan kimia yang jika dihirup terus menerus bisa menyebabkan alergi bahkan keracunan.

Sebagai alternatif, Anda bisa membuat pengharum ruangan sendiri dari tanaman herbal atau bunga kering. Bagaimana caranya? Intip tipsnya, seperti dikutip dari Care 2.

1. Didihkan
Rempah-rempah beraroma harum seperti batang kayu manis, cengkeh, vanilla atau rosemary bisa direbus di dalam pot atau kendi dari tanah liat. Saat direbus, akan menghasilkan uap dengan aroma yang hangat dan spicy. Ingin wewangian yang lebih segar? Tambahkan beberapa potong buah jeruk atau lemon.


Dok. Thinkstock

2. Tanam
Tanaman aromatik seperti melati, honeysuckle dan mawar bisa ditanam di dalam rumah dan menghasilkan wangi yang cukup intens. Tanaman herbal seperti rosemary dan mint juga mudah tumbuh di dalam ruangan meskipun keharumannya tak sekuat bunga-bungaan.

3. Potpourri
Anda bisa menciptakan pengharum ruangan alami dengan membuat potpourri. Selain praktis, cara ini juga cepat menimbulkan bau harum. Potpourri merupakan mangkuk yang berisi berbagai macam bunga-bungaan dan herbal kering. Campuran wewangian bisa berupa bunga mawar, lavender, chamomile, peppermint, batang kayu manis dan rosemary. Anda juga bisa menambahkan wangi buah seperti lemon kering atau kulit jeruk. Pastikan semua bahan benar-benar sudah dikeringkan sebelum mencampurnya. Tempatkan potpourri di meja ruang tamu, sudut ruangan atau tempat strategis lainnya.

4. Sachet
Buatlah sachet pengharum ruangan sendiri. Gunakan kantung kecil dari kain dan isi dengan herbal serta bunga kering. Bunga lavender, daun sage dan spearmint cocok untuk menyegarkan ruangan. Sachet bisa diletakkan di mesin pengering untuk membuat cucian Anda lebih wangi. Bisa juga ditempatkan pada laci meja/lemari, kotak penyimpan barang, lemari pakaian atau digantung dekat gorden. Beberapa jenis bunga seperti lavender, selain mengharumkan ruangan juga berfungsi sebagai pengusir hama dan ngengat.

5. Bubuk Karpet
Kotoran pada karpet bisa menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah. Tapi Anda juga tidak sempat jika harus membersihkannya setiap hari. Cara paling praktis untuk mengusir bau tak menyenangkan adalah dengan bubuk wangi. Campurkan enam bagian baking soda, tiga bagian lavender kering dan satu bagian tepung maizena ke dalam toples. Diamkan campuran itu selama beberapa hari. Setelah itu taburkan bubuk ke atas karpet, diamkan selama satu jam. Kemudian bersihkan dengan vacuum cleaner.

courtesy : wolipop [dot] detik [dot] com

Saturday, October 20, 2012

Arsitektur Lengkung Bali

Menciptakan suatu hal yang tidak biasa, tentulah tidak semudah seperti cara biasa. Arsitek Andreas Didik dan Anggoro Wahyudianto yang dipercaya untuk mendesain hunian milik Affandy Minarno berhasil mewujudkan suatu gagasan baru yang diaplikasikan pada hunian ini.

Hunian yang sebagian berfungsi sebagai kantor ini dibangun setelah melalui komunikasi dan diskusi tentang desain dengan sang pemilik rumah. Didik yang ingin membuat sesuatu yang berbeda menjadi dasar dari konsep out of the box tersebut. Akhirnya arsitek mengusung bentuk lengkung untuk dijadikan pola dasar pembagian fungsi ruang dan sebagai “pembungkus” ruang dalam. Jadilah kemudian desain arsitektur dengan karakter lengkung.



Konsep tersebut diwujudkan dalam bentuk “permainan” pola bentuk massa bangunan yang menyimpang dari pola grid dan dikembangkan dalam bentuk lengkung.

Berada di atas lahan 496 m² dengan kondisi lahan yang berbentuk persegi, arsitek ingin memberikan konsep yang menyimpang dari keteraturan bentuk yang biasa pada rumah lengkung ini.

Arsitek membedakan dua area utama, yaitu rumah dan kantor, dengan mendesain karakter lengkung yang berbeda. Satu gubahan massa bangunan lengkung besar berada di bagian depan untuk area kantor dan gubahan massa bangunan dengan pola lengkung kecil untuk area hunian. Kedua massa bangunan ini disatukan oleh ruang keluarga yang berada pada lantai dasar. Namun, kedua masssa bangunan dipisahkan oleh kolam dan taman kecil yang merupakan titik ruang interaksi antara ruang dalam dan ruang luar.

Hunian yang berada di lahan cukup tinggi ini memiliki keunggulan dengan adanya panorama alam yang indah ke arah laut lepas. Untuk memanfaatkan pemandangan ini arsitek pun membangun roof garden yang dilengkapi dengan bale bengong sebagai ruang komunal yang segar. Apabila cuaca sedang cerah, dari bale bengong ini penghuni dapat melihat pemandangan Gunung Agung yang di kejauhan berlokasi di arah timur laut.

Secara keseluruhan hunian ini berhasil menghadirkan dua fungsi berbeda tanpa mengganggu setiap fungsinya berkat desain pola ruang yang baik. Apalagi hunian bersuasana tenang dan nyaman, sangat ideal sebagai tempat beristirahat berkat konsep indoor-outdoor yang bernuansa alami.












courtesy : majalahasri.com

Vila Peduli Lingkungan

Vila zaman sekarang tidak lagi didesain apa adanya tetapi lebih memperhatikan penghijauan selain kenyamanan dan keindahan. Hal tersebut terjadi karena isu mengenai lingkungan yang saat ini semakin gencar dikampanyekan.
Di kawasan Mega Mendung, Bogor Jawa Barat terdapat sebuah vila yang desainnya ‘peduli’ terhadap lingkungan. Vila keluarga yang diberi nama Vila Bumi Razana ini dulunya berukuran kecil dan sederhana. Setelah 30 tahun, perlahan-lahan bangunannya dikembangkan hingga luas lahannya mencapai dua hektar dan kerap dipakai untuk penginapan para relasi bisnis.
Kini, vila ini terdiri dari tiga unit bangunan yaitu bangunan utama, pendopo vila dan rumah koi serta mengadop gaya resor di Bali.
Menurut pemiliknya, Robby Budiansyah, Semua aspek desainnya “berbau” alam dengan pemakaian material modern sesedikit mungkin. Penataan vila mengikuti kontur yang ada dengan tidak mengubah sedikitpun kondisi lahan yang ada termasuk tetap mempertahankan pohon-pohon yang telah tumbuh (existing). Lahan-lahan kosong ditanami dengan pohon-pohon bergaya tropis sehingga keberadaan vila harmonis dengan kondisi alam bahkan lebih mengedepankan penghijauan dan suasana hijau dari luar ruangan yang seakan-akan ‘dibawa masuk’ ke dalam ruangan.
Semua ruangan di vila memiliki pemandangan indah ke arah luar. Vila yang dibangun atas kerja sama antara bapak dan anak ini berfasilitas kolam renang, kolam ikan, waterboom, flyngfox, dan permainan untuk jungkat jungkit.

courtesy majalahasri.com

Wednesday, October 17, 2012

Serene Caribbean Villa

‘Island Views‘ is an inviting Caribbean villa overlooking a calm ocean scene, and filled with fresh and simple décor, African sapele wood ceilings and artistic lighting.

Colorful Punctuation


This cheerful home design, rendered by Denis Khramov, is littered with colorful hits throughout its pure white decor. Carefully placed base notes of black ground the airy scheme whilst still keeping the overall look refreshing and youthful.


courtesy : www . home-designing . com

Balkon Santai di Rumah

Bersantai di Balkon Rumah 
 
Balkon bisa menjadi pilihan untuk desaian perluasan ruang. Balkon pun seringkali terlihat sebagai ruang yang "melayang". Dengan posisinya yang seringkali menjorok ke luar badan bangunan, bisa tercipta ruang tambahan di lantai atas rumah Anda. Selain itu, teras mungil di lantai atas ini juga berfungsi memperindah fasad bangunan.
Selain estetis, balkon dan teras juga berfungsi sebagai sumber sirkulasi udara dan masuknya pencahayaan alami di sudut-sudut ruangan.
Konsep desain dari sebuah bangunan menjadi sebuah hal yang penting dikala menentukan model balkon. Hal ini bertujuan untuk memberi kesamaan gaya balkon dengan fasad rumah Anda.
Contohnya rumah bergaya modern minimalis cocok dengan balkon yang simpel dan sederhana, Anda dapat menggunakan padu padan material besi aluminium. Supaya terlihat asri, Anda dapat menambahkan sedikit tanaman rambat di tepi balkon.
Bagaimana dengan rumah bertema klasik? Balkon dengan ukuran yang besar dan dipadu ornamen ukiran bunga di bagian pagarnya bisa diterapkan. Selain itu,tanaman bunga juga bisa menciptakan kesan ramah dan teduh pada balkon bergaya klasik.
Berbeda dengan klasik dan modern minimalis, Anda juga dapat menerapkan gaya alami di ruangan mungil ini. Pada gaya ini, balkon dapat ditampilkan dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Dominasi material kayu, rotan, dan bambu bisa dijadikan pelengkap tampilan si balkon berkonsep alami.
Selain itu Anda juga harus memperhatikan letak balkon. Perhatikan perputaran matahari. Tata letak balkon yang sesuai ternyata dapat membentuk treatment balkon tersendiri. Letak balkon yang tepat serta tampilan atap yang pas berfungsi sebagai penangkal sinar matahari langsung.
Jadi, kegiatan bersantai Anda di balkon rumah menjadi lengkap dengan angin sepoi-sepoi dan cahaya matahari yang tidak terlalu terik. 

courtesy : www . ideaonline . co . id

Batu Alam Untuk Carport

Carport Eksotis dengan Batu Alam dan Tanaman   

Carport sebagai tempat memarkir mobil juga dapat tampil indah. Contohnya carport milik Roy Tri Amboro. Pada bagian belakang carport terlihat partisi yang menutupi ruang penyimpanan barang dibaliknya. Partisi ini ditutupi dengan dua jenis batu alam berbeda. 
Ada batu candi berukuran 20cmx40cm dengan warna kehitaman. Selain batu candi, adapula batu paras jogja berukuran 80cmx120cm dengan ketebalan 8cm. Batu paras jogja yang berwarna putih ini menjadi point of interest di area carport. Di permukaan batu paras jogja terlihat ukiran pohon palem. Bentuk lengkungan daun palem yang luwes mengimbangi kesan kokoh dan dingin dari batu candi. 
Selain padu padan batu alam yang cantik, Roy juga menata beberapa pot tanaman rambat di atas partisi. Ada tanaman sirih hijau, ekor kuda dan dolar, Tak hanya tanaman rambat, beberapa jenis tanaman pot lainnya juga ditanam di sekeliling carport. Padu padan batu alam dan tanaman ciptakan carport asri yang atraktif.

courtesy : ideaonline.co.id

Tuesday, October 16, 2012

Taman Vertikal Dua Sisi

 

Anggia Murni dari Tropica Greeneries, seorang arsitek lanskap yang selalu berinovasi mengembangkan konsep urban garden untuk mengiringi perkembangan di dunia arsitektur.
Salah satu konsep vertical garden –nya berhasil diaplikasikan pada rumah tinggal keluarga Razie Abdullah di Jakarta Selatan.
Hunian berukuran 10 m x 26 m ini dirancang untuk mengedepankan privasi dengan berorientasi ke dalam untuk mengantisipasi lingkungan seputar rumah yang selalu ramai setiap saat. Demikian pula konsep penataan tamannya.
Taman depan yang hanya berukuran 4 m x 4 m dirancang berupa taman kering dengan kolam,water fountain dan pohon peneduh agar dapat menjadi peredam terhadap situasi di luar. Anggia juga merancang konsep taman vertikal dengan memaksimalkan bidang-bidang vertikal yang ada diantaranya tembok setinggi 2m yang berorientasi kedua arah.
Dari arah luar, keberadaannya sebagai bagian dari estetika fasada bangunan, sedangkan dari arah dalam menjadi pembatas visual untuk memisahkan area publik dengan area privat. Kedua sisi menerapkan konsep yang berbeda pada sistem media planter nya yang berpengaruh pada komposisi tanamannya.
Tembok berbentuk L ini menutup pojok yang berbatasan dengan kaveling tetangga. Bagian dasar setinggi 30 cm sengaja dikosongkan sehingga letak tembok terlihat menggantung. Tembok yang menghadap ke arah depan menggunakan media planter dengan geotextile system dan komposisi tanaman lebih beragam jenis, warna maupun teksturnya sesuai dengan jenisnya yang suka terkena cahaya matahari.
Area yang berada tepat di bawah kanopi tanaman, ditanami dengan tanaman yang suka situasi setengah teduh seperti jenis pakis-pakisan. Tinggi rendah tanaman dikelompokkan secara vertical seperti gelombang ombak sehingga tampilannya tidak monoton sedangkan badan jalan yang menutup selokan ditutup dengan rumput gajah mini pada permukaan di area datar.
Konsep vertikal yang menghadap ke arah dalam menerapkan sistem yang berbeda yaitu menggunakan wiremass system dengan komposisi tanaman yang lebih homogen dengan warna hijau yang cenderung monokromatis.
Pola tanaman juga geometris yaitu disusun secara horisontal untuk memberi kesan luas pada taman yang sempit. Pada system ini, media tanam yang tersedia lebih tipis sehingga hanya jenis tanaman tertentu saja yang bisa tumbuh yaitu yang berakar pendek dan berakar serabut serta lambat pertumbuhannya seperti jenis-jenis ground cover.

courtesy majalahasri [dot] com

Taman Vertikal Gaya Resor

Taman vertikal adalah kebutuhan masyarakat perkotaan. Dengan semakin terbatasnya ketersediaan lahan, dibutuhkan inovasi untuk membuat taman, yang salah satunya adalah dalam bentuk taman vertikal.
Ide membangun taman vertikal itulah yang muncul untuk menyiasati sempitnya lahan yang tersedia untuk taman di sebuah rumah di Karawaci. Taman vertikal ini melengkapi obsesi utama pemilik rumah yang ingin menampilkan bangunan resor bernuansa Bali.

Taman Vertikal di atas Bidang “Sejengkal”

Untuk membuat desain taman di rumah ini, desainer taman hanya menggunakan “sejengkal” bidang vertikal, yang diimplementasikan pada bidang di sisi kiri dan kanan yang membatasi dengan bangunan tetangga, serta dinding di sisi muka bangunan. Bahkan pada satu sisi, area taman juga diterapkan di lantai dasar menerus ke lantai kedua.
Artinya, pada areal yang terbatas bahkan tanpa lahan pun, taman tetap dapat dibuat dan didesain secara vertikal, yang terlihat kesuburannya dan tidak kalah dengan taman biasa, yang ditata di area horizontal pada umumnya.
Karena tidak semua area tanam memiliki kondisi yang sama dalam hal kemudahan memperoleh cahaya matahari, hal itu disiasati dengan memilih tanaman yang berbeda, disesuaikan dengan ketersediaan cahaya matahari.
Untuk area yang hampir sepanjang hari berada di areal gelap, dipilih jenis tanaman yang suka dengan kondisi teduh seperti Begonia, Philodendron, pakis, kadaka, dan Scindapsus. untuk area yang pada waktu-waktu tertentu mendapat cahaya matahari, bisa dipilih tanaman yang lebih bervariasi dengan tanaman yang daunnya bercorak dan berbunga seperti anggrek Phalaenopsis. Untuk area yang mendapatkan cahaya matahari penuh sepanjang hari akan lebih banyak jenis tanaman yang bercorak warna sebagai pilihan.

Struktur Taman Vertikal

Sistem media tanam untuk proyek vertical garden ini menggunakan kantung kain sintetis polipropiline yang dipasang pada struktur rangka baja. Sistem ini mudah diaplikasikan karena dapat didesain customized dan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Ada beberapa pilihan harga yang ditawarkan, sesuai dengan jenis konstruksi rangka yang digunakan, lokasi pemasangan dan tingkat ketinggian bidang vertikal.
Sistem irigasi menggunakan sistem otomatis dengan selang-selang halus yang disembunyikan di bawah lapisan kantung kain sintetis. Frekuensi penyiraman disesuaikan dengan kebutuhan, rata-rata tiga kali sampai empat kali dalam sehari dengan lama penyiraman masing-masing dua menit sampai lima menit. Di antara pekerjaan penyiraman rutin hendaknya diberikan pemupukan dengan pupuk cair yang diaplikasikan bersama dengan saluran irigasi.
Dengan sistem media tanam dan struktur seperti ini, dalam waktu 3 bulan sampai 6 bulan tanaman akan tumbuh dan menutupi permukaan vertikalnya sehingga menjadi dinding hijau yang menawan dan indah. Pencahayaan semakin membantu menegaskan keindahan pola dan tekstur taman tersebut.
courtesy : majalahasri [dot] com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...